RSS
Container Icon

HIDUP PUNYA TUJUAN, hIDUP HANYA SEKALI



PERJALANAN ABADI
1.       Alam kubur
Awal persinggahan menuju ke akhirat. Ia merupakan lubang neraka bagi orang kafir dan orang munafik, namun merupakan taman bagi orang mukmin. Ada siksa di dalam kubur atas beberapa maksiat, seperti: tidak membersihkan diri dari air kencing, mengadu domba, berkhianat dalam hal rampasan perang, dusta, tidur melalaikan salat, tidak membaca  Alquran, berzina, homoseksual, riba, tidak membayar hutang, dan sebagainya. Yang dapat menyelamatkan dari siksa kubur adalah: amal saleh yang ikhlas karena Allah, berlindung kepada Allah dari siksa kubur, membaca surah Al-Mulk, dan sebagainya. Yang dilindungi dari siksa kubur adalah: orang yang mati syahid, orang yang menjaga perbatasan dari musuh, orang yang meninggal pada hari jumat, orang yang meniggal karena menderita sakit perut, dsb.
2.       Tiupan sangkakala
Ialah sangkakala besar yang dikulum oleh Israfil, menunggu kapan diperintahkan untuk meniupnya, yaitu tiupan faza’ (kematian), berdasarkan surah An-Naml: 87 dan Az-Zumar:68.
3.       Hari kebangkitan
Kemudian Allah menurunkan hujan, maka tumbuhlah jasad-jasad (dari sebiji tulang pangkal ekor) dan menjadi ciptaan baru yang tidak mati. Mereka dibangkitkan dalam keadaan tidak beralas kaki dan tidak berpakaian. Mereka dapat melihat para malaikat dan jin, dibangkitkan sesuai dengan amal perbuatan mereka.
4.       Padang mahsyar
Allah mengumpulkan semua makhluk hidup untuk dihisab. Mereka semua berada dalam kondisi ketakutan seperti orang mabuk, pada hari yang agung masanya setara dengan lima puluh ribu tahun. Seakan- akan dunia mereka hanyalah sesaat saja. Matahari menjadi dekat sejauh satu mil, dan manusia tenggelam dalam keringat mereka sesuai dengan amal perbuatan mereka. Padahari itu terjadi perseteruan antara orang- orrang yang lemah dan para pembesar mereka (ketika didunia). Orang kafir berseteru dengan sesamanya, dengan setannya, dan dengan anak buahnya, dan mereka saling melaknat. Orang yang zalim akan menggigit kedua tangannya. Neraka jahannam pun didatangkan, ditarik dengan tujuh puluh ribu tali kekang, setiap kali kekang ditarik oleh tujuh puluh ribu malaikat. Jika orang kafir melihatnya, ia berharap menjadikan dirinya sebagai tebusan atau menjadi debu. Adapun para pelaku maksiat, maka orang yang tidak membayar zakat, hartanya dijadikan lempengan apai lalu ia disetrika dengannya. Sedang orang- orang yang sombong dan angkuh, mereka dikumpulkan bagaikan semut. Para pelanggar janji, pengkhianat dan perampas harta orang lain akan diungkap kejahatannya, dan pencuri akan akan datang dengan membawa barang curiannya. Segala sesuatu yang tersembunyi aakan ditampakkan. Adapun orang- orang yang bertakwa, hal itu tidak menjadikan mereka takut, bahkan hal itu berlalu bagaikan salat zhuhur.
5.       Syafa’at
Syafa’at Uzhma (agung): khusus bagi nabi kita saw., untuk semua manusia pada hari mahsyar agar dibebaskan dari malapetaka yang hebat dan segera dihisab. Adapun syafaat ‘ammah (umum) adalah bagi nabi saw., dan selain beliau, seperti mengeluarkan orang- orang yang beriman dari neraka dan mengangkat derajat mereka.
6.       Hisab (perhitungan)
Manusia dihadapkan kepada Rabb mereka dengan bersaf-saf. Kemudian diperlihatkan kepada mereka amal perbuatan mereka, dan mereka dimintai pertanggungjawabannya. Mereka pun akan dimintai pertanggungjawaban atas umur, masa muda,harta benda, ilmu, dan janji. Juga akan ditanya tentang kenikmatan, pendengaran, penglihatan, dan hati. Orang kafir dan munafik akan dihisab dihadapan seluruh makhluk, untuk mempermalukan mereka dan menegakkan hujah atas mereka; dan agar mansuia, bumi, hari dan malam, harta benda, malaikat, dan seluruh anggota badan menjadi saksi atas diri mereka, sehingga terbuktilah dosa- dosa mereka dan mereka pun mengakuinya. Sedangkan orang mukmin, Allah akan menghisabnya secara berduaan dengannya. Maka Allah akan memberitahukan kepadanya segala dosa dan ia pun akan mengakuinya, sehingga ketika iamelihat dirinya pasti akan binasa,Allah berfirman kepadanya: “Aku telah menutupi dosa- dosamu itu di dunia, dan Aku akan mengampuninya bagimu pada hari ini” umat yang pertama kali dihisab adalah umat Muhammad, dan amalah yang pertama kali dihisab adalah salat. Sedangkan hukum yang pertama kali diputuskan adalah perkara pertumpahan darah.
7.       Catatan amal
Kemudian catatan amal perbuatan manusia pun dibagikan,maka mereka menerima suatu kitab yang: “Tidak meninggalkan sesuatu kecil dan tidak pula sesuatu besar, melainkan ia mencatat semuanya” (Al-Kahf: 49).
Orang mukmin menerimanya dengan tangan kanan, sedang orang kafir dan munafik akan menerimanya dengan tangan kiri dari belakang punggungya.
8.       Mizan (Neraca)
Kemudian amal perbuatan semua makhluk ditimbang untuk diberikan kepada mereka baksannya, dengan timbangan yang hakiki da teliti sekali. Neraca ini mempunyai dua piringan, menjadi berat dengan amal- amal perbuatanmereka yang sesuai dengan syari’at dan ikhlas karena Allah. Di antara yang memberatkan neracaadalah ucapan “Laa ilaaha illallah” (tidak ada Tuhan yang hak selain Allah), akhlak yang baik,dan dzikir, seperti bacaan “Alhamdulillah, Subhanallah wa bihamdihi subhanallahil adzim (Maha suci Allah dan puji untuk-Nya, Maha suci Allah Yang Maha agung). Umat manusia menerima putusan sesuai dengan kebakaian dan kejelekan mereka.
9.       Haudh (telaga)
Kemudian orang- orang mukmin mendatangi haudh (telaga). Siap meminum darinya maka tidak akan pernah merasa haus selamanya. Setiap Nabi mempunyai haudh (telaga), yang paling agung adalah telaga Nabi Muhammad saw., airnya lebih putih dari susu, lebih manis, dari madu, dan lebih wangi dari minyak kasturi. Bejananya terbuat dari emas dan perak, dan jumlahnya seperti bilangan bintang. Panjangnya lebih jauh dari jarak antara kota Ailah di Yordania    dan kota aden di Yaman. Airnya mengalir dari sungai al- Kautsar.
1.   Ujian bagi Kaum Mukminin
Pada hari akhir di padang Mahsyar, orang-orang kafir akan mengikuti tuhan-tuhan mereka sembah, lalu menghantarkan mereka ke neraka secara berbonding-bondong seperti kawanan binatang ternak, diatas kaki- kaki mereka atau di atas wajah-wajah mereka. Tidak ada yang tersisa kecuali orang- orang mukmin dan orang- orang munafik. Kemudian datanglah Allah kepada mereka dan berfirman”Apakah yang kalian tunggu?” mereka menjawab:” kami menunggu Rabb kami.” Maka mereka mengetahui-Nya ketika betis-Nya disingkap, lalu mereka bersujud kecuali orang-orang munafik. Allahsubhanahu wa ta’ala berfirman: “pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa.”(Al- Qalam: 42)
Lalu mereka mengikuti Rabb mereka, Dia pun membentangkan shirath (titian) untuk mereka lewati. Orang- orang mukmin pada saat itu diberi cahaya oleh-Nya, sedang cahaya orang- orang munafik dipadamkan.
1.   Shirath (Titian)
Berupa jembatan yang membentang diatas neraka jahannam untuk dilewati oleh orang- orang mukmin menuju ke surga. Nabi saw., menggambarkannya bahwa shirath itu  (Licin dan menggelincirkan, di sana terdapat kait- kait seperti duri pohon Sa’dan, lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang) HR.Muslim.
Di tempat inilah orang- orang mukmin diberikan cahaya sesuai dengan amal perbuatan mereka. Yang paling tinggi dari mereka besar cahanya seperti gunung, dan kaki yang paling rendah dari mereka cahanya terdapat pada ujung jempol kakinya. Cahaya itu menyinari mereka sehingga mereka melewati shirath sesuai dengan amal perbuatan mereka. Ada orang mukmin yang meleawti shirath itu secepat kediapan mata, ada yang secepat kilat, ada yang secepat angin, ada yang secepat burung, ada pula yang secepat kuda pilihan terbaik, dan secepat unta tunggangan. “Ada yang selamat tanpa cacat, adayang tergores akan tetapi selamat,dan ada pula yang terjatuh ke dalam neraka jahannam”. (Muttafaq Alaih).
Adapun orang- orang munafik, mereka tidak mendapatkan cahaya, maka mereka pun kembali, namun berdirilah pagar pemisah antara mereka dan orang- orang mukmin. Lalu mereka menyeberangi shirath, maka satu per satu dari mereka berjatuhan ke dalam api neraka.
1.   Neraka
Masuk ke dalam neraka orang-orang kafir, kemudian orang- orang mukmin yang berdosa, kemudian orang-orang munafik. Dari setiap seribu orang yang masuk adalah 999 orang. Neraka mempunyai 7 pintu.  Apinya lebih panas 70 kali dari api dunia. Tubuh orang kafir di dalam neraka menjadi besar agar mereka merasakan pedihnya siksaan. Maka jarak antar kedua pundaknya menjadi sejauh perjalanan 3hari, gigi gerahamnya sebesar gunung uhud, kulitnya menjadi tebal, setiap kali kulit itu hangus diganti dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan siksaan. Minuman mereka adalah air yang sangat panas, dapat mencabik-cabik usus mereka. Makanan mereka adalah pohon Zaqqum (sejenis pohon yang tumbuh di neraka), ghislin (darah dan nanah yang keluar dari daging penghuni neraka),dan shadid (darah yang bercampur dengan nanah),yang paling ringan siksanya adalah orang yang kedua telapak kakinya beralsakan bara api sehingga otaknya mendidih. Dalam neraka terdapat pembakaran kulit, pelelehan, penghangusan, penyeretan, belenggu,dan rantai. Neraka dasarnya sangat dalam sekali,sekiranya seorang anak yang barub lahir dilemparkan ke dalamnya,setelah 70tahun baru mencapai dasar tersebut.bahan bakarnya adalah orang- orang kafir dan batu, udaranya adalah angin yang sangat panas, naungannya adalah asap yang hitam pekat,pakaiannya api memakan segala sesuatu tanpa meninggalkan sisa. Ia menggeram, bergemertak, dan membakar kulit hingga sampai ke tulang dan jantung.
1.   Qantharah (jembatan)
Nabi saw., bersabda: “orang- orang mukmin selamat dari neraka, namun mereka ditahan di atas jembatan antara surga dan neraka, maka ada di antara mereka dipotong kebaikannya dan diberikan kepada orang lain karena kezhaliman yang pernah dilakukannya ketika di dunia. Setelah dibersihkan dan disucikan dari itu semua, mereka pun diizinkan untuk masuk ke surga. Demi Allah   yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh salah seorang dari mereka lebih mengetahui rumahnya di surga daripada rumahnya ketika masih di dunia. (Al-Bukhari).
1.   Surga
Adalah tempat kediaman bagi orang- orang mukmin. Bangunannya terbuat dari perak dan emas,adukannya dari minyak kasturi, kerikilnya dari mutiara dan batu permata,dan debunya dari za’faran. Surga mempunyai 8 pintu. Setiap pintu lebarnya sejauh 3 hari perjalanan,akan tetapi pintu itu penuh sesak. Di surga terdapat 100 tingkatan, jarak antara 1 tingkatan dan tingkatan lainnya seperti jarak antara langit danbumi. Tingkatan yang paling tinggi adalah Firdaus. Dari Firdaus inilah mengalir sungai- sungai surga. Atap dari Firdaus ini adalah Arsy Ar- Rahman.
Sungai- sungai surga adalah madu, susu, khamr dan air yang mengalir tanpa arus. Orang mukmin mengalirkannya sekehendak hatinya. Buahnya tiada henti,dapat dipetik dari dekat, lebarnya 60 mil. Padasetiap sudut ada penghuninya, yang mereka itu mulus tubuhnya tidak berbulu, tidak berkumis, dan mata mereka seakan- seakan memakai celak. Tetap terjaga kemudaan mereka,dan tidak binasa pakaian mereka. Mereka tidak buang air kecil maupun besar, dan juga tidak kotor. Sisir mereka terbuat dari emas, dan keringat mereka bagaikan minyak kasturi. Bidadari surga semuanya cantik jelita, perawan, penuh cinta dan kasih dan umur mereka sebaya. Yang pertama kali masuk surga adalah Nabi Muhammad saw., dan para nabi. Ahli surga yang paling rendah tingkatannya adalah orang yang berangan- angan sesuatu lalu diberi 10 kali darinya. Para pelayan surga adalah anak- anak muda yang tetap muda. Mereka bagaikan mutiara yang bertaburan. Adapun nikmat surga yang paling agung adalah melihat Allah dan keridhaan-Nya,serta keabadian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar